Adu Tajir 2 Kepala Daerah di IKN Kalimantan Timur, Siapa Terkaya? Cek Profil dan Harta Kekayaan Mereka…

Sabtu, 29 Juli 2023 - 08:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ANALISAKALTIM.COM – Menjadi bupati kepala daerah di Ibu Kota Nusantara atau IKN yang sedang dibangun di Kalimantan Timur (Kaltim) memiliki kebanggaan tersendiri.

Itulah yang dialami oleh Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara Hamdan dan Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara Edi Damansyah.

Dua sosok yang memimpin dua daerah di kawasan ibukota baru ini bukan sembarangan. Harta kekayaan mereka juga tidak sedikit alias tajir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ini bisa dilihat dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang mereka serahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kawasan IKN menempati lahan seluas 56.180 hektar, dimana sekitar 6.596 hektar merupakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan yang saat ini dalam proses pembangunan.

Ibu kota negara baru di Kaltim ini dipimpin oleh seorang kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, yakni Bambang Susantono yang dilantik Presiden Joko Widodo pada 10 Maret 2022.

Penunjukkan kepala otorita ini tidak menghilangkan fungsi dan jabatan dua kepala daerah di lokasi IKN, yakni Bupati Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

Nah, menariknya, baik Hamdan maupun Edi Damansyah sama-sama ketiban “durian runtuh” karena menjadi penguasa dua daerah itu setelah bupati sebelumnya ditahan oleh KPK.

Edi Damansyah menggantikan bupati sebelumnya, Rita Wdiyasari yang terjerat kasus suap dan gratifikasi, pada 2017.

Sedangkan Hamdan ditunjuk menjadi pelaksana tugas (Plt) Bupati Penajam Paser Utara pada 2022 setelah bupatinya, Abdul Gafur Mas’ud, terjaring OTT KPK juga terkait kasus suap dan gratifikasi.

Jadilah Hamdan dan Edi Damansyah kini orang nomor 1 di masing-masing kabupaten yang menjadi lokasi Ibu kota negara Indonesia di Kalimantan Timur.

HARTA KEKAYAAN HAMDAM

Dikulik dari laman eLHKPN KPK, Hamdan terakhir melaporkan LHKPN pada 7 Februari 2023.

Dia melaporkan kepemilikan sebanyak 60 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai kota dengan nilai Rp 11.461.000.000, di antaranya:

Tanah seluas 7.345 m2 di Penajam Paser Utara Rp 1.469.000.000

Tanah seluas 1.457 m2 di Penajam Paser Utara Rp 1.457.000.000

Tanah dan bangunan seluas 450 m2/90 m2 di Penajam Paser Utara Rp 750.000.000

Tanah dan bangunan seluas 1.143 m2/105 m2 di Penajam Paser Utara Rp. 1.000.000.000

Tanah dan bangunan seluas 118 m2/45 m2 di Balikpapan Rp 750.000.000

Tanah seluas 178 m2 di Balikpapan Rp 650.000.000

Tanah seluas 22.500 m2 di Luwu Rp 650.000.000.

Sedangkan alat transportasi dan mesin yang dilaporkannya senilai Rp 500.000.000, berupa:

Mobil Toyota Hilux G tahun 2012 Rp 250.000.000

Mobil Toyota Dyna 130 HT tahun 2011 Rp 250.000.000.

Dia juga melaporkan harta bergerak lainnya sebesar Rp 357.875.000, kas dan setara kas Rp 1.082.014.193, dan harta lainnya Rp 375.000.000.

Menyatakan memiliki utang senilai Rp 180.500.000, total harta kekayaan Hamdan sebanyak Rp 13.595.389.193.

Profil Hamdam

Dalam berbagai kesempatan, nama Hamdan juga ditulis Hamdan Pongrewa.

Dilansir dari laman resmi Pemkab Penajam Paser Utara, Hamdan lahir di Palopo (Sulawesi Selatan) pada 31 Desember 1965.

Dia mengenyam pendidikan SD hingga SMP di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, sebelum melanjutkan ke SMAN 1 Palopo.

Gelar sarjana teknik diperoleh Hamdan setelah mengenyam pendidikan sarjana di Universitas Hasanuddin Makassar.

Dengan latar belakang ilmu teknik sipil, Hamdan sempat bekerja sebagai konsultan teknik sebelum kemudian menjadi anggota DPRD Penajam Paser Utara.

Dia kemudian mencalonkan diri sebagai wakil bupati, sebagai pasangan calon bupati Abdul Gafur Mas’ud dan terpilih untuk masa jabatan 2018-2022.

Begitu Abdul Gafur tersangkut kasus suap dan gratifikasi, maka Hamdan Pongrewa ditunjuk sebagai Plt Bupati Penajam Paser Utara sejak 13 Januari 2022.

 

HARTA KEKAYAAN EDI DAMANSYAH

Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara Edi Damansyah terakhir menyerahkan LHKPN ke KPK pada 20 Februari 2023.

Dia melaporkan kepemilikan tanah dan bangunan senilai Rp 2.210.000.000, yakni 4 bidang tanah dan bangunan di Kutai Kartanegara.

Tanah seluas 200 m2 di Kutai Kartanegara Rp 110.000.000

Tanah dan bangunan seluas 300 m2/200 m2 di Kutai Kartanegara Rp 950.000.000

Tanah dan bangunan seluas 405 m2/80 m2 di Kutai Kartanegara Rp 350.000.000

Tanah seluas 15.550 m2 di Kutai Kartanegara Rp 800.000.000.

Alat transportasi dan mesin yang dilaporkan Edi senilai Rp 379.000.000, yakni:

Sepeda motor Yamaha Mio Soul tahun 2007 Rp 3.500.000

Sepeda motor Yamaha Jupiter Z tahun 2010 Rp 3.500.000

Sepeda motor Honda Scoopy tahun 2012 Rp 4.000.000

Sepeda motor Yamaha XMax tahun 2019 Rp 50.000.000

Mobil Mitsubishi Pajero Sport tahun 2017 Rp 300.000.000

Sepeda motor Yamaha NMax tahun 2018 Rp 18.000.000.

Sedangkan harta bergerak lainnya Rp 347.000.000 serta kas dan setara kas Rp 4.549.187.087.

Menyatakan tanpa memiliki sepeser pun utang, total harta kekayaan Edi Damansyah Rp 7.485.187.087.

 

Profil Edi Damansyah

Edi Damansyah mengawali karir sebagai ASN yang pernah bekerja sebagai tenaga honorer di Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dikutip dari laman resmi Pemkab Kutai Kartanegara, Edi Lahir di Ngayau pada 2 Maret 1965 dan menempuh pendidikan dasar di desanya sebelum masuk ke SMP Muara Bengkal, dan SMA Al-Jawahir Tenggarong.

Dia kemudian menempuh pendidikan sarjana di Universitas Kutai Kartanegara dan magister di Universitas Mulawarman.

Lama memegang sejumlah jabatan struktural di Kutai Kartanegara, Edi Damansyah akhirnya dipercaya Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dia memulai jabatan politis pada 2015, yaknis sebagai Wakil Bupati Rita Widyasari.

Ketika Rita kemudian bermasalah dan ditangkap KPK, Edi naik menjadi Plt Bupati Kutai Kartanegara pada 2017. Jabatan bupati definitif dipegangnya sejak 2019.

Edi Damansyah menikah dengan Maslianawati dan dikaruniai dua orang anak.

Di politik, dia tercatat sebagai kader PDIP. Sedangkan di organisasi dia pernah menjabat Ketua Kwarcab Pramuka Kukar dan Ketua IKA Unikarta.

Demikian informasi soal harta kekayaan dan profil dua pejabat tertinggi di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.

Semoga bermanfaat.

Sumber : Metrojambi.com

Berita Terkait

Sosper di Desa Suka Maju, Abdul Jawad Tegaskan Pentingnya Perda Bantuan Hukum
Anggota DPRD Kaltim H.A Jawad Sirajuddin Gelar Sosbang, Bentuk Upaya Memperkuat NKRI
Mahasiswa Minta KY Periksa Hakim di Pengadilan Tinggi, Buntut Vonis Bebas Terdakwa Korupsi
Dukung Kedamaian Demokrasi, Pemuda Peduli Demokrasi Samarinda : Usut Tuntas Conie Bakrie
Pengadaan Tanah Wilayah IKN Tidak Boleh Merampas Hak Masyarakat
Komunitas Pelopor Kebaikan Kota Bontang Gelar Launching Sekaligus Buka Puasa Bersama dan Sharing Ramadhan, Harapkan Memberikan Dampak Positif ke Masyarakat
Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 tahun 2019 Tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum, Abdul Jawad ; Bantuan Hukum Gratis Untuk Warga Kaltim
Fire Rescue Air Putih Fasilitasi Layanan Gratis Siaga 24 Jam
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Mei 2024 - 21:50 WITA

Permasalahan Jalan Rusak di Beberapa Titik Samarinda, Ini Respon Markaca

Jumat, 10 Mei 2024 - 21:48 WITA

Guna Tekan Angka Stunting, Deni Harap ada Inovasi dalam PMT

Jumat, 10 Mei 2024 - 21:46 WITA

Laila Respon Terkait Partisipasi Perempuan Pada Dunia Politik

Kamis, 9 Mei 2024 - 21:40 WITA

Pembangunan Infrastruktur di Samarinda, Markaca Sebut CSR Belum Banyak Berikan Kontribusi

Kamis, 9 Mei 2024 - 20:29 WITA

Revitalisasi Komplek Stadion Utama Palaran, DPRD Samarinda Dukung Konsep Sport Tourism

Rabu, 8 Mei 2024 - 20:04 WITA

Pengadilan Agama Tenggarong Luncurkan ‘Si Layar’ Digitalisasi Layanan

Rabu, 8 Mei 2024 - 19:45 WITA

Pemkab Kukar Dekati Target Visi-Misi Skor Memuaskan

Rabu, 8 Mei 2024 - 19:10 WITA

Gelar Hearing dan RDP Dengan Bank Kaltimtara, DPRD Samarinda Akan Pantau Progresnya

Berita Terbaru

Foto: Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Foto : AL)

Advertorial

Guna Tekan Angka Stunting, Deni Harap ada Inovasi dalam PMT

Jumat, 10 Mei 2024 - 21:48 WITA

Foto : Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah. (Foto : AL)

Advertorial

Laila Respon Terkait Partisipasi Perempuan Pada Dunia Politik

Jumat, 10 Mei 2024 - 21:46 WITA