Air Bersih Yang Sulit, Novan Sebut Pemkot Samarinda Jangan Terfokus Pada Pembangunan Infrastruktur Saja

Senin, 20 Mei 2024 - 20:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekertaris Komisi III DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie. (Foto : AL)

Foto: Sekertaris Komisi III DPRD Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie. (Foto : AL)

ANALISAKALTIM.COM – SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda saat ini seakan hanya fokus terhadap pembangunan infrastruktur yang dilakukan. Sebab, sebenarnya banyak masalah-masalah mendasar, namun berkenaan dengan masyarakat yang dikesampingkan oleh Pemkot, misalnya tentang kebutuhan air bersih di Samarinda.

Hal tersebut ditanggapi oleh, Sekertaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie. Ia mengungkapkan, beberapa hari terakhir banyak laporan masyarakat terkait kekurangan air bersih dan kondisi inipun terjadi di beberapa daerah.

Misalnya, tak teraliri air bersih hingga 4-5 hari. Bahkan, tak sedikit masyarakat yang memilih membeli air tandon hingga memanfaatkan sumur buatan untuk memenuhi kebutuhan air bersihnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Teranyar, masyarakat Borneo Mukti 2 Jalan Gerilya sampai melakukan unjuk rasa terkait PDAM yang tidak mengalir sekira 20 sampai 25 hari. Hal serupa juga pernah dialami warga Pondok Surya Indah, Sempaja. Warga di sana tidak mendapatkan air bersih hampir 2 bulan.

“Masih ada laporan-laporan masyarakat terkait penyaluran air bersih, tolong segera ditangani. Jangan hanya fokus pada pembangunan infrastruktur,” ujarnya.

Lanjutnya, hal-hal yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat harusnya ditangani oleh pemerintah dengan segera. Sebab, berkenaan dengan kesejahteraan masyarakat.

Apalagi jika keluhan seperti ini tidak hanya datang dari segelintir orang, namun banyak pihak yang mengeluhkan. Bahkan, sudah terjadi selama bertahun-tahun. Ia menegaskan, maka sudah kewajiban pemerintah untuk menuntaskan masalah tersebut.

“Maka dari itu, kami mendesak pemerintah, khususnya Wali Kota Samarinda, agar mengatur jajarannya untuk dapat memantau langsung. Memastikan kebutuhan air bersih warga bisa terpenuhi,” ucapnya.

Menurutnya, ada beberapa titik yang belum tersentuh dengan penyaluran air bersih. Salah satunya, permasalahan air yang ada di Jalan Gerilya. Ternyata, masalah tersebut belum tuntas mulai dari tahun 1996 sampai hari ini.

“Kurang lebih 50 rumah di sana, dari tahun 1996 belum menerima air bersih. Nah, kendala itu dimana?,” tegasnya disambung pertanyaan.

Lebih lanjut, Novan berharap, pemerintah kota tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur besar. Namun, juga memperhatikan kebutuhan masyarakat yang masih banyak kekurangan.

“Saya melihat, kita terlalu fokus dengan pembangunan infrastruktur yang besar. Tapi, kebutuhan masyarakat masih banyak kekurangan,” pungkasnya. (AL/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Sani Respon Soal Kuranganya Ketertarikan Generasi Muda Untuk Menjadi Seorang Guru
Dewan Ini Sebut Kesejahteraan Guru Harus Diperhatikan Oleh Calon Pimpinan Daerah
Gaji Guru dari Dana Pendidikan, Sani : Secara Aturan itu Tidak Boleh
DPRD Samarinda Harap Puskesmas di Wilayah Balik Buaya Dapat Ditingkatkan Menjadi Rumah Sakit
DPRD Samarinda Sebut Pentingnya Penanaman Karakter Dalam Dunia Pendidikan
Deni Sebut Perlu Ada Upaya Sosialisasi Kepada Masyarakat Guna Menekan Angka Kekerasan Seksua
Dewan Ini Sebut Perlunya Dilakukan Pembebasan Lahan Dalam Pembangunan Pelabuhan
Sengketa Ahli Waris dan BNI, DPRD Samarinda Gelar RDP dan Jadi Penengah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 21:15 WITA

Dewan Ini Sebut Kesejahteraan Guru Harus Diperhatikan Oleh Calon Pimpinan Daerah

Senin, 20 Mei 2024 - 20:45 WITA

Gaji Guru dari Dana Pendidikan, Sani : Secara Aturan itu Tidak Boleh

Senin, 20 Mei 2024 - 20:15 WITA

Air Bersih Yang Sulit, Novan Sebut Pemkot Samarinda Jangan Terfokus Pada Pembangunan Infrastruktur Saja

Senin, 20 Mei 2024 - 19:27 WITA

DPRD Samarinda Harap Puskesmas di Wilayah Balik Buaya Dapat Ditingkatkan Menjadi Rumah Sakit

Sabtu, 18 Mei 2024 - 20:37 WITA

DPRD Samarinda Sebut Pentingnya Penanaman Karakter Dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 18 Mei 2024 - 19:48 WITA

Deni Sebut Perlu Ada Upaya Sosialisasi Kepada Masyarakat Guna Menekan Angka Kekerasan Seksua

Sabtu, 18 Mei 2024 - 19:33 WITA

Dewan Ini Sebut Perlunya Dilakukan Pembebasan Lahan Dalam Pembangunan Pelabuhan

Jumat, 17 Mei 2024 - 21:30 WITA

Sengketa Ahli Waris dan BNI, DPRD Samarinda Gelar RDP dan Jadi Penengah

Berita Terbaru