Kukar Torehkan Pencapaian Mengesankan, Angka Stunting Menyusut 16,73%

Sabtu, 4 Mei 2024 - 20:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi aksi penanganan stunting di Kutai Kartanegara.

Foto : Ilustrasi aksi penanganan stunting di Kutai Kartanegara.

ANALISAKALTIM.COM – TENGGARONG – Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil mengukir pencapaian mengesankan dengan penurunan angka stunting yang signifikan menjadi 16,73% di tahun 2023.

“Ini adalah hasil dari usaha kolektif kita,” ucap Bupati Kukar, Edi Damansyah.

Dirinya mengatakan, hal ini berdasarkan data survei kesehatan Indonesia yang menunjukkan penurunan dari 27,10% di tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembangunan infrastruktur kesehatan yang ekstensif, termasuk renovasi 26 posyandu dan peningkatan peralatan di 794 posyandu, serta pembangunan dan renovasi 16 puskesmas dan 27 pusban, menjadi faktor utama keberhasilan ini.

Edi juga menekankan pentingnya pembangunan gedung baru RSUD AM Parikesit Kukar yang sudah 91% selesai dan rencana pembangunan rumah sakit di Muara Badak, Desa Tanjung Limau.

“Kami akan terus memperkuat infrastruktur kesehatan di tahun 2024 sebagai bagian dari RKPD,” ucapnya.

Selanjutnya ia mengungkapkan, bahwasanya rencana pembangunan dua puskesmas baru, 14 pusban baru, 32 posyandu, dan rumah sakit Muara Badak.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan program Raga Pantas yang didukung infrastruktur kesehatan,” pungkasnya. (Adv/Diskominfokukar)

Berita Terkait

Sani Respon Soal Kuranganya Ketertarikan Generasi Muda Untuk Menjadi Seorang Guru
Dewan Ini Sebut Kesejahteraan Guru Harus Diperhatikan Oleh Calon Pimpinan Daerah
Gaji Guru dari Dana Pendidikan, Sani : Secara Aturan itu Tidak Boleh
Air Bersih Yang Sulit, Novan Sebut Pemkot Samarinda Jangan Terfokus Pada Pembangunan Infrastruktur Saja
DPRD Samarinda Harap Puskesmas di Wilayah Balik Buaya Dapat Ditingkatkan Menjadi Rumah Sakit
DPRD Samarinda Sebut Pentingnya Penanaman Karakter Dalam Dunia Pendidikan
Deni Sebut Perlu Ada Upaya Sosialisasi Kepada Masyarakat Guna Menekan Angka Kekerasan Seksua
Dewan Ini Sebut Perlunya Dilakukan Pembebasan Lahan Dalam Pembangunan Pelabuhan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 21:34 WITA

Sani Respon Soal Kuranganya Ketertarikan Generasi Muda Untuk Menjadi Seorang Guru

Senin, 20 Mei 2024 - 21:15 WITA

Dewan Ini Sebut Kesejahteraan Guru Harus Diperhatikan Oleh Calon Pimpinan Daerah

Senin, 20 Mei 2024 - 20:45 WITA

Gaji Guru dari Dana Pendidikan, Sani : Secara Aturan itu Tidak Boleh

Senin, 20 Mei 2024 - 20:15 WITA

Air Bersih Yang Sulit, Novan Sebut Pemkot Samarinda Jangan Terfokus Pada Pembangunan Infrastruktur Saja

Sabtu, 18 Mei 2024 - 20:37 WITA

DPRD Samarinda Sebut Pentingnya Penanaman Karakter Dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 18 Mei 2024 - 19:48 WITA

Deni Sebut Perlu Ada Upaya Sosialisasi Kepada Masyarakat Guna Menekan Angka Kekerasan Seksua

Sabtu, 18 Mei 2024 - 19:33 WITA

Dewan Ini Sebut Perlunya Dilakukan Pembebasan Lahan Dalam Pembangunan Pelabuhan

Jumat, 17 Mei 2024 - 21:30 WITA

Sengketa Ahli Waris dan BNI, DPRD Samarinda Gelar RDP dan Jadi Penengah

Berita Terbaru