Respon Samsun Terhadap Banyaknya Alih Fungsi Lahan Menjadi Wilayah Pertambangan

Sabtu, 4 November 2023 - 22:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Muhammad Samsun Wakil Ketua DPRD Kaltim

Foto : Muhammad Samsun Wakil Ketua DPRD Kaltim

ANALISAKALTIM.COM – Alih fungsi lahan pertanian di Provinsi Kalimantan Timur yang lebih banyak ke sektor pertambangan mendapatkan Respon dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Samsun.

Hal tersebut ia dinilai akan berdampak terhadap semakin menyempitnya lahan pertanian khususnya di Kalimantan timur. Walaupun Menurutnya sudah ada aturan yang diterbitkan guna mengantisipasi alih fungsi lahan pertanian menjadi pertambangan.

“Meskipun Provinsi Kaltim memiliki Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2013 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Namun, pertambangan masih saja merajalela di Bumi Etam”, ungkap Samsun, beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Politisi PDIP Kaltim tersebut juga mengatakan, Selain Perda tentang Perlindungan Lahan Pertanian, juga ada undang-undang minerba yang melarang menambang di wilayah pertanian.

“Para petani di Kaltim seringkali memberikan lahan mereka untuk dapat ditambang. Tentunya, mereka melakukan ini karena mendapatkan penawaran yang tidak main-main dari oknum atau pelaku tambang,” sebutnya.

Lebih Lanjut, Samsun menjelaskan alasan mengapa petani di Kaltim banyak membiarkan lahan mereka ditambang, bahkan terkadang mereka yang menawarkan.

“Itu karena hasil lahannya sekarang tidak menarik. Mereka berpikir lebih baik dijual ke tambang dengan harga mungkin sekitar Rp 1 miliar, dan mereka bisa menikmati itu,” tuturnya.

Ia pun mengatakan akan berbeda hal jika hasil produksi pertanian mereka meningkat, Sehingga hal tersebut dinilai juga akan menjadi alasan agar petani enggan untuk menjual lahannya kepada penambang.

“Nah, Masalahnya sekarang, lahan pertanian banyak yang tidak produktif.Sehingga, lahan itu dialih fungsikan ke tambang. Otomatis tambang mengambil kesempatan itu untuk mencari untung. Yah akhirnya, mereka hanya meninggalkan lubang-lubang tambang begitu tidak produktif lagi,” tutupnya.(Advertorial/DPRD Kaltim)

Berita Terkait

Permasalahan Jalan Rusak di Beberapa Titik Samarinda, Ini Respon Markaca
Guna Tekan Angka Stunting, Deni Harap ada Inovasi dalam PMT
Laila Respon Terkait Partisipasi Perempuan Pada Dunia Politik
Pembangunan Infrastruktur di Samarinda, Markaca Sebut CSR Belum Banyak Berikan Kontribusi
Revitalisasi Komplek Stadion Utama Palaran, DPRD Samarinda Dukung Konsep Sport Tourism
Soal Pendidikan di Samarinda, Puji Sebut Walikota Dapat Menyelesaikannya Sebelum Periode Jabatannya Selesai
Pengadilan Agama Tenggarong Luncurkan ‘Si Layar’ Digitalisasi Layanan
Pemkab Kukar Dekati Target Visi-Misi Skor Memuaskan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Mei 2024 - 21:50 WITA

Permasalahan Jalan Rusak di Beberapa Titik Samarinda, Ini Respon Markaca

Jumat, 10 Mei 2024 - 21:48 WITA

Guna Tekan Angka Stunting, Deni Harap ada Inovasi dalam PMT

Jumat, 10 Mei 2024 - 21:46 WITA

Laila Respon Terkait Partisipasi Perempuan Pada Dunia Politik

Kamis, 9 Mei 2024 - 21:40 WITA

Pembangunan Infrastruktur di Samarinda, Markaca Sebut CSR Belum Banyak Berikan Kontribusi

Kamis, 9 Mei 2024 - 20:29 WITA

Revitalisasi Komplek Stadion Utama Palaran, DPRD Samarinda Dukung Konsep Sport Tourism

Rabu, 8 Mei 2024 - 20:04 WITA

Pengadilan Agama Tenggarong Luncurkan ‘Si Layar’ Digitalisasi Layanan

Rabu, 8 Mei 2024 - 19:45 WITA

Pemkab Kukar Dekati Target Visi-Misi Skor Memuaskan

Rabu, 8 Mei 2024 - 19:10 WITA

Gelar Hearing dan RDP Dengan Bank Kaltimtara, DPRD Samarinda Akan Pantau Progresnya

Berita Terbaru

Foto: Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Foto : AL)

Advertorial

Guna Tekan Angka Stunting, Deni Harap ada Inovasi dalam PMT

Jumat, 10 Mei 2024 - 21:48 WITA

Foto : Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Laila Fatihah. (Foto : AL)

Advertorial

Laila Respon Terkait Partisipasi Perempuan Pada Dunia Politik

Jumat, 10 Mei 2024 - 21:46 WITA