Sengketa Ahli Waris dan BNI, DPRD Samarinda Gelar RDP dan Jadi Penengah

Jumat, 17 Mei 2024 - 21:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vananzda. (Foto : AL)

Foto : Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vananzda. (Foto : AL)

ANALISAKALTIM.COM – SAMARINDA – DPRD Samarinda menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Bank Negera Indonesia, pada Jumat 17 Mei 2024 di Lt. 1 Kantor DPRD Kota Samarinda.

RDP tersebut diselenggarakan karena adanya aduan ahli waris terkait perjanjian kredit yang tidak sesuai/Perjanjian Kredit No.SMD/184/2019 /49/BNI GRIYA.

Rapat tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ahli Waris Pihak pelapor dan pihak BNI serta Advokat. Adapun DPRD Kota Samarinsa dalam hal menjadi penengah dalam persoalan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vananzda mengungkapkan persoalan berkutat pada perjanjian kredit diantara kedua pihak. Sebelumnya pihak Ahli Waris dalam hal ini orang yang memiliki sangkut paut pembayaran dengan pihak bank meninggal dunia.

Sebelumnya ahli waris bersengketa dengan pijat bank mengenai pembayaran yanga ada. Sehingga hal tersebut mengerucut pada pembayaran sisa kredit oleh Almarhum yang belum luas pembayarannya coba untuk dicari jalan keluar bersama.

“Ini memang kalau kita lihat masalahnya terkait kredit artinya dengan pihak ahli waris yang pihaknya mungkin ada permasalahan ada hal-hal lain tidak sesuai dengan yang ada dan nilainya tidak terlalu banyak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Vananzda menyampaikan bahwa persoalan kedua bela pihak sudah selesai. Ia menjelaskan kedua bela pihak sepakat untuk mengambil jalur kekeluargaan.

Bahkan menurutnya, pihak bank sendiri menginisiasi agar persoalan tidak berbuntut panjang, dimana pihak keluarga yang meninggal tidak lagi membayar pembayaran yang belum lunas sebelumnya.

“Pihak bank sendiri bererupaya untuk menyelesaikan pembayarannya,” ucapnya.

Akhir, Vananzda berharap tidak ada lagi pertemuan kedua setelah pertemuan hari ini. Ia juga menambahkan bahwa keduanya bisa menyelesaikannya bersama tanpa adanya persengketaan kembali. (AL/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Sani Respon Soal Kuranganya Ketertarikan Generasi Muda Untuk Menjadi Seorang Guru
Dewan Ini Sebut Kesejahteraan Guru Harus Diperhatikan Oleh Calon Pimpinan Daerah
Gaji Guru dari Dana Pendidikan, Sani : Secara Aturan itu Tidak Boleh
Air Bersih Yang Sulit, Novan Sebut Pemkot Samarinda Jangan Terfokus Pada Pembangunan Infrastruktur Saja
DPRD Samarinda Harap Puskesmas di Wilayah Balik Buaya Dapat Ditingkatkan Menjadi Rumah Sakit
DPRD Samarinda Sebut Pentingnya Penanaman Karakter Dalam Dunia Pendidikan
Deni Sebut Perlu Ada Upaya Sosialisasi Kepada Masyarakat Guna Menekan Angka Kekerasan Seksua
Dewan Ini Sebut Perlunya Dilakukan Pembebasan Lahan Dalam Pembangunan Pelabuhan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 21:15 WITA

Dewan Ini Sebut Kesejahteraan Guru Harus Diperhatikan Oleh Calon Pimpinan Daerah

Senin, 20 Mei 2024 - 20:45 WITA

Gaji Guru dari Dana Pendidikan, Sani : Secara Aturan itu Tidak Boleh

Senin, 20 Mei 2024 - 20:15 WITA

Air Bersih Yang Sulit, Novan Sebut Pemkot Samarinda Jangan Terfokus Pada Pembangunan Infrastruktur Saja

Senin, 20 Mei 2024 - 19:27 WITA

DPRD Samarinda Harap Puskesmas di Wilayah Balik Buaya Dapat Ditingkatkan Menjadi Rumah Sakit

Sabtu, 18 Mei 2024 - 20:37 WITA

DPRD Samarinda Sebut Pentingnya Penanaman Karakter Dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 18 Mei 2024 - 19:48 WITA

Deni Sebut Perlu Ada Upaya Sosialisasi Kepada Masyarakat Guna Menekan Angka Kekerasan Seksua

Sabtu, 18 Mei 2024 - 19:33 WITA

Dewan Ini Sebut Perlunya Dilakukan Pembebasan Lahan Dalam Pembangunan Pelabuhan

Jumat, 17 Mei 2024 - 21:30 WITA

Sengketa Ahli Waris dan BNI, DPRD Samarinda Gelar RDP dan Jadi Penengah

Berita Terbaru