Sri Puji Sebut Konten Media Sosial Saat Ini Semakin Tidak Mendidik

Rabu, 15 Mei 2024 - 20:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda,  Sri Puji Astuti (Foto : AL)

Foto : Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti (Foto : AL)

ANALISAKALTIM.COM – SAMARINDA – Konten-konten yang tersebar di media sosial saat ini semakin tidak mendidik dan bedarmpak negatif bagi para penggunanya, apalagi banyak anak-anak yang terpengaruh oleh konten-konten yang disuguhkan kebanyakan media sosial saat ini.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Sri Puji Astuti menyampaikan keresahannya terhadap konten-konten tersebut. Pasalnya, konten-konten tersebut terus menerus muncul bahkan setelah konten tersebut ditutup.

“Semua ditutup ya, konten-konten itu ditutup, tapi kemudian ada lagi ada lagi, akhirnya timbul permasalahan di dunia pendidikan, ada bullying dan lain sebagainya,” ujar Puji.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan berkembangnya teknologi saat ini, platform yang menyediakan konten-konten tidak mendidik itu terus bermunculan, salah satunya adalah platform media Tik Tok. Menurutnya, platform tersebut tidak mendidik sama sekali dan memang lebih bijak untuk ditutup.

Pasalnya, konten-konten yang disuguhkan oleh platform tersebut dapat menggerus budaya bangsa. Tontonan tersebut dianggap dapat berdampak negatif bagi perkembangan budaya indonesia yang dapat bergeser ke budaya barat.

“Lebih bijaksana memang ditutup, kalau Tiktok ya, tidak mendidik sama sekali, menggerus budaya kita, menggerus rasa malu kita, seperti itu seharusnya bukan budaya timur. Ada kebebasan yang memang kebablasan,” tuturnya.

Akhir, Puji berpesan agar para orang tua dapat mengontrol aktifitas anak-anaknya agar tidak terjerat oleh tontonan yang kurang mendidik. Para orang tua harus memberikan contoh yang baik untuk para anak anaknya dengan bijaksana memilih dan memilah tontonan yang baik untuk anak.

“Kalau memang mau menggunakan media ya yang bijaksana, kita ingin anak kita bijaksana menggunakan media ya harus jadi contoh,” tutupnya. (AL/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Sani Respon Soal Kuranganya Ketertarikan Generasi Muda Untuk Menjadi Seorang Guru
Dewan Ini Sebut Kesejahteraan Guru Harus Diperhatikan Oleh Calon Pimpinan Daerah
Gaji Guru dari Dana Pendidikan, Sani : Secara Aturan itu Tidak Boleh
Air Bersih Yang Sulit, Novan Sebut Pemkot Samarinda Jangan Terfokus Pada Pembangunan Infrastruktur Saja
DPRD Samarinda Harap Puskesmas di Wilayah Balik Buaya Dapat Ditingkatkan Menjadi Rumah Sakit
DPRD Samarinda Sebut Pentingnya Penanaman Karakter Dalam Dunia Pendidikan
Deni Sebut Perlu Ada Upaya Sosialisasi Kepada Masyarakat Guna Menekan Angka Kekerasan Seksua
Dewan Ini Sebut Perlunya Dilakukan Pembebasan Lahan Dalam Pembangunan Pelabuhan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 21:15 WITA

Dewan Ini Sebut Kesejahteraan Guru Harus Diperhatikan Oleh Calon Pimpinan Daerah

Senin, 20 Mei 2024 - 20:45 WITA

Gaji Guru dari Dana Pendidikan, Sani : Secara Aturan itu Tidak Boleh

Senin, 20 Mei 2024 - 20:15 WITA

Air Bersih Yang Sulit, Novan Sebut Pemkot Samarinda Jangan Terfokus Pada Pembangunan Infrastruktur Saja

Senin, 20 Mei 2024 - 19:27 WITA

DPRD Samarinda Harap Puskesmas di Wilayah Balik Buaya Dapat Ditingkatkan Menjadi Rumah Sakit

Sabtu, 18 Mei 2024 - 20:37 WITA

DPRD Samarinda Sebut Pentingnya Penanaman Karakter Dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 18 Mei 2024 - 19:48 WITA

Deni Sebut Perlu Ada Upaya Sosialisasi Kepada Masyarakat Guna Menekan Angka Kekerasan Seksua

Sabtu, 18 Mei 2024 - 19:33 WITA

Dewan Ini Sebut Perlunya Dilakukan Pembebasan Lahan Dalam Pembangunan Pelabuhan

Jumat, 17 Mei 2024 - 21:30 WITA

Sengketa Ahli Waris dan BNI, DPRD Samarinda Gelar RDP dan Jadi Penengah

Berita Terbaru