Upaya Penanganan Stunting, DPRD Samarinda Gelar Hearing Bersama DPPKB

Senin, 13 Mei 2024 - 20:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : DPRD Samarinda Hearing bersama DPPKB terkait program penurunan angka stunting. (Foto : AL)

Foto : DPRD Samarinda Hearing bersama DPPKB terkait program penurunan angka stunting. (Foto : AL)

ANALISAKALTIM.COM – SAMARINDA – Semua pihak tengah mengupayakan untuk bisa menekan angka kasus stunting yang ada di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Berkaitan dengan ini, terbaru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menggelar hearing bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Samarinda, mengenai progres program penurunan angka stunting di Kota Samarinda dan realisasi program kerja tahun 2024.

Kegiatan hearing tersebut dilaksanakan di Lantai 1 Kantor DPRD Kota Samarinda, pada Senin 13 Mei 2024.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Damayanti menyebut tujuan hearing ini untuk membahas tindaklanjut kebijakan Pemkot Samarinda soal percepatan dan penurunan angka stunting.

Ia menuturkan, hasil hearing tersebut terkait persoalan angka stunting di Kota Samarinda yang sudah mengalami penurunan dari 25,3 persen menjadi 24,5 persen, sehingga saat ini sudah turun sekitar 0,9 persen.

“Artinya ya ini adalah suatu apresiasi bagi Pemerintah Kota Samarinda terkait turunnya angka stunting yang terjadi,” ujar Damayanti, pada Senin (13/05/2024)

Lebih lanjut, Damayanti mengingat di tahun sebelumnya angka stunting Kota Samarinda pada tingkat Kalimantan Timur, Samarinda berada di peringkat ke 2, namun dengan kerja keras dan kerjasama yang baik akhirnya Samarinda berada pada peringkat ke 6 dan turun hingga 4 peringkat.

“Yaa semoga angka stunting ini dapat menurun terus, dan apa yang menjadi target kedepan bahwasannya 14 persen nanti bisa tercapai di tahun 2024 ini,” ucapnya.

Akhir, Damayanti berharap dari tahun 2023 dengan di tahun 2024 ini kita bisa memaksimalkan penurunan angka stunting, artinya kita masih ada waktu 7 bulan dan saat ini kita perlu kerjasama yang baik dan juga mampu memberikan pemahaman bagi masyarakat soal pentingnya menurunkan angka stunting. (AL/Adv/DPRDSamarinda)

Berita Terkait

Sani Respon Soal Kuranganya Ketertarikan Generasi Muda Untuk Menjadi Seorang Guru
Dewan Ini Sebut Kesejahteraan Guru Harus Diperhatikan Oleh Calon Pimpinan Daerah
Gaji Guru dari Dana Pendidikan, Sani : Secara Aturan itu Tidak Boleh
Air Bersih Yang Sulit, Novan Sebut Pemkot Samarinda Jangan Terfokus Pada Pembangunan Infrastruktur Saja
DPRD Samarinda Harap Puskesmas di Wilayah Balik Buaya Dapat Ditingkatkan Menjadi Rumah Sakit
DPRD Samarinda Sebut Pentingnya Penanaman Karakter Dalam Dunia Pendidikan
Deni Sebut Perlu Ada Upaya Sosialisasi Kepada Masyarakat Guna Menekan Angka Kekerasan Seksua
Dewan Ini Sebut Perlunya Dilakukan Pembebasan Lahan Dalam Pembangunan Pelabuhan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Mei 2024 - 21:15 WITA

Dewan Ini Sebut Kesejahteraan Guru Harus Diperhatikan Oleh Calon Pimpinan Daerah

Senin, 20 Mei 2024 - 20:45 WITA

Gaji Guru dari Dana Pendidikan, Sani : Secara Aturan itu Tidak Boleh

Senin, 20 Mei 2024 - 20:15 WITA

Air Bersih Yang Sulit, Novan Sebut Pemkot Samarinda Jangan Terfokus Pada Pembangunan Infrastruktur Saja

Senin, 20 Mei 2024 - 19:27 WITA

DPRD Samarinda Harap Puskesmas di Wilayah Balik Buaya Dapat Ditingkatkan Menjadi Rumah Sakit

Sabtu, 18 Mei 2024 - 20:37 WITA

DPRD Samarinda Sebut Pentingnya Penanaman Karakter Dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 18 Mei 2024 - 19:48 WITA

Deni Sebut Perlu Ada Upaya Sosialisasi Kepada Masyarakat Guna Menekan Angka Kekerasan Seksua

Sabtu, 18 Mei 2024 - 19:33 WITA

Dewan Ini Sebut Perlunya Dilakukan Pembebasan Lahan Dalam Pembangunan Pelabuhan

Jumat, 17 Mei 2024 - 21:30 WITA

Sengketa Ahli Waris dan BNI, DPRD Samarinda Gelar RDP dan Jadi Penengah

Berita Terbaru